Jumat, 20 September 2013

PerNama PerKlub PerSepakbola PerIndonesia

gue jelas pencinta sepakbola, mau luar atau dalam sama sama gue cintai. kadang kesamaan mencintai itulah yang membuat gue mencari perbedaan dalam kualitas sepakbola dalam maupun luar negeri. salah satunya soal nama. mungkin menurut kalian ini cuma masalah simpel atau gak penting. tapi beda sama gue. gue anggap ini harus menjadi revolusi yang harus ada dalam tubuh persepakbolaan kita.
apa itu? ya sesuai dengan judulnya, ialah masalah nama klub di sepakbola.
kenapa sih beberapa klub sepakbola kita menggunakan Per Per, contoh : Persipura, Persidafon, Persiwa, Persija, Persib dll. ya walaupun sudah ada beberapa klub yang tanpa embel-embel Per macem, Arema, Sriwijaya, Mitra Kukar, Semen Padang. iya gue tau Persipura singkatan dari Persatuan Sepakbola Indonesia Jayapura. Bapak-Bapak sekalian, ini klub! bukannya lembaga. jadi kenapa harus disingkat? lalu ada Persiwa yaitu Persatuan Sepakbola Indonesia Wamena zzzzzzz...
kadang gue mikir, eh bukan kadang lagi tapi sering soal nama klub sepak bola di Indonesia. kenapa Persipura gak ganti aja jadi Jayapura United atau Jayapura Fc, biar simpel. Terus Persija contoh lain, kenapa gak Jakarta Fc atau mau unik ya Real Jakarta? kerenkan? 
gue senang ada beberapa klub yang tanpa embel Per contohnya Sriwijaya, Deltras, Arema dll. 
beberapa dari kita ingat pasti kan, waktu ada PSSI tandingan nya si Arifin Panigoro. dimana Klub IPL-nya memiliki nama yang keren-keren dan lambang yang gak kalah keren. misal bali de vata, real mataram, bandung fc, makasar united. ini bukan masalah mendukung kubu ini, tapi ini masalah penggunaan nama!
di Malaysia, nama klub sepakbolanya sudah universal untuk disebut kaya selangor FA, Kelatan FA, Johor, Kedah dll. kalo beberapa pemilik klub mau mengganti nama kaya klub Indonesia juga bisa misal, Persetan, persukutuan bola sepak kelantan, Kan ANEH!
di Thailand pun demikian, ada Chonburi FC, Muangthong United, Sinthana, Bangkok University, hemmm.. keren..
sudah saatnya klub-klub Indonesia harus merubah nama klubnya biar makin enak di DENGAR, makin keren di UCAPKAN, dan makin sedap di PANDANG hahaha
selain itu nama klub memiliki sisi promosi contohnya kaya gini :
kita tahu beberapa klub kita ada yang masuk ke kompetisi internasional, seperti Persipura, Arema, Semen Padang. kalo misalkan yang ikut kaya Persib, Persija, Persebaya dan Per-lain-lain, gimana penonton luar negeri mau kenal, malah nanya klub ini dari mana yaa. coba namanya, Jakarta Fc, Bandung United, atau Surabaya Fc. mungkin penonton luar negeri(bule) tahu ini klub indonesia.
di eropa, Real Madrid, Madrid adalah kota di Spanyol, Real Madrid adalah perwakilan sepakbola dari kota madrid dan orang kan tahu ini klub dari spanyol karena ada nama Madrid-nya. Manchester United, orang lansung tahu ini klub dari inggris, karena ada unsur nama Manchesternya, atau AC Milan, orang tahu ini klub dari Italia, karena ada unsur dari nama Milannya. nah pas orang luar denger nama Persija (contohnya yaaa) orang mana tahu itu klub dari indonesia yang berwilayah di Jakarta, nunggu ngeliat papan iklan yang ada bendera Indonesia baru tahu kalau persija perwakilan Indonesia hehehe.. coba langsung aja Jakarta Fc mungkin orang langsung bisa tahu oh ini klub INDONESIA!! 
sudah saatnya pemilik klub melakukan perubahan nama-nama klub ini, jikapun sulit karena sisi historis, yaa bagaimana jika kita melihat Manchester United, yang dulu bernama Newton Heath, sekarang prestasi dari MU sendiri sangat berlimpah. pada sisi psikologis, sebuah perubahan dapat memotivasi seseorang menjadi lebih baik. mungkin dengan perubahan nama dapat membuat sisi kompetisi di liga Indonesia semakin kompetitif.
ingat Klub adalah Klub, bukan Lembaga! :)

*maaf bukan untuk menjelekkan, cuma bagaimana kita melakukan perubahan ke zaman yang lebih modern. peace! :-)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar