Sabtu, 11 Mei 2013

Kunjungan ke Bank Indonesia

Howay my visiter!
Kali ini saya ingin menceritakan sedikit pengalaman pertama saya dimana saya mendapat kesempatan untuk kunjungan ke calon kantor masa depan saya muhuehuehue. Ada yang tahu? Hah istana negara? Amin! Tapi bukan itu.. apa? Kantor pusat pajak? BUKAN WOI! *berubah jadi gayus* tapi ngapain nebak-nebak di judulnya aja ada-___- sengaja sih biar postingan ini panjang aja jadi basa-basi dulu kita hehehe, oke mari fokus kecerita ..
Yak, saya mendapat kesempatan untuk mengunjungi Bank Indonesia hari ini,kamis 2 mei. Ini bermula saat berakhirnya jam mata kuliah Bank Lembaga Keuangan Lainnya (BLKL), 16 April. saya secara spontan mengatakan kepada dosen bahwa ingin sesekali ke BI untuk belajar langsung dari staf/karyawan BI. Ternyata dosen saya menyambut dengan baik dan ternyata ini sudah tradisi dari angkatan-angkatan sebelumnya, saya baru tahu-__- jadi saya seperti mengingatkan dia.
Okelah, disuruhnya saya untuk menulis daftar nama yang ingin kunjungan ke Bank Indonesia, sekitar 30 orang lebih dari kelas saya mendaftarkan namanya. Setelah nama di daftarkan sebut saja pak rawi (dosen BLKL) memutuskan siapa saja yang akan berangkat alias diseleksi karena dari kelas-kelas lain akan ikut dalam satu rombongan sehingga hanya tempatnya terbatas. Setelah itu, pak rawi mengatakan bahwa keberangkatannya kemungkinan akhir april (25 apr) atau awal mei (2 mei). Sembari menunggu kepastiaan, nama-nama yang akan berangkat sudah keluar, nama saya, juga nama-nama sahabatnya ada didalamnya dan sekalian memastikan bahwa tanggal 2 mei lah jadwal kunjungannya, pengumuman lainnya adalah berkumpul di lapangan kampus pukul 08.00 dan pukul 08.30 sudah berangkat ke TKP.


------------à 2 MEI 2013
Hari yang ditunggu datang juga, tapi saya harus menjalankan aktivitas kuliah seperti biasa dimana hari ini ada mata kuliah hukum bisnis pukul 07.30. saya pun berangkat pukul 06.00 nebeng sampai kuningan bersama abang sepupu saya. Perkuliahanpun dimulai, dosen masuk kekelas, pada hari itu materi perkuliahan adalah presentasi beberapa kelompok tentang “pemberian kredit”, namun sebelum di mulai, dosen HumBis ini sepertinya mengetahui bahwa beberapa diantara kami ada yang berangkat ke BI, dosen menganggap ini akan bentrok dengan jadwal kuliah dia, sehingga dengan nada tinggi dosen Humbis menyuruh beberapa kami yang akan ke BI untuk keluar dan tidak perlu ikut mata kuliah dia. Saya menganggap dia kesal karena dia merasa tidak dihargai krn memang saya dan teman lainnya berniat meminta izin keluar sebelum mata kuliah Humbis selesai. Kami yang berangkat hanya mengatakan, akan pergi ke BI setelah selesai Humbis saja jadi nanti menyusul rombongan lain. dosen Humbis pun melanjutkan perkuliahan dengan mood yang tidak baik,dia menyuruh untuk kelompok presentasi maju. Apa mau dikata, sepertinya hari ini adalah hari kurang mengenakan antara kami dengan dosen humbis, moodnya pun semakin memburuk, sebab kelompok presentasi tidak menyiapkan materi dengan baik ditambah yang hadir di kelas hanya setengahnya, yang kalian harus ketahui bahwa yang tidak hadir ini adalah mereka yang juga ikut berangkat ke BI namun mengskip materi kuliah Humbis dari awal. Terang saja bapak Humbis menjadi kesal bukan kepalang, meninggalkan kelas dan berbicara “ kelompok ini tidak mempersiapkan diri dengan baik! Ditambah yang datang Cuma 20-an, kalian harus tahu, saya dosen satu-satunya yang memberi kalian nilai uts bagus dari dosen lain. silahkan di adu! Tapi kalo kalian begini sama saya, saya bisa lebih dari ini! Sekarang yang BLKL silahkan pergi!!” dosenpun pergi dengan mimik wajah yang tampak marah sekali. Kami satu kelas hanya bisa diam saja, ketika bapak Humbis itu sudah keluar pintu beberapa dari kami yang diam langsung mengejar dosen itu untuk minta maaf, dia mengatakan bahwa marah oleh beberapa sebab, yaitu kelompok presentasi tidak siap dan selalu kewalahan menjawab pertanyaan, yang hadir cuma 20-an, masih ada yang telat, ada yang tidak mengerjakan tugas dan bentroknya BLKL dengan Humbis. Yasudalah lah, mau bagaimana lagi ini sudah terjadi dan ini memang sepenuhnya salah kami. Pukul menunjukan pukul 08.20, daripada memikirkan masalah ini, saya dengan beberapa teman yang ke BI langsung saja menuju lapangan untuk berangkat bersama.sial! kami di tinggal, ternyata rombongan berangkat lebih awal. Saya dengan sahabat memutuskan untuk menyusulnya menggunakan busway, karena memang jarak kampus tidak begitu jauh dari BI, di thamrin sana.  Sedangkan beberapa teman humbis tadi berangkat menggunakan motor mereka sehingga kami pun memisah.
Kami naik busway dari halte karet kuningan, lalu turun di dukuh atas untuk transit menuju halte BI. Dan akhirnya kami sampai tujuan. Sudah terpampang dengan jelas tulisan “BANK INDONESIA” wew, first moment! Mahasiswa yang sedang mengunjungi calon kantor masa depan Amiiiiiiin…
Kami bergegas untuk masuk ke gedung dan mencari dimana rombongan lain berada, ketika masuk kami harus melewati Scanner takutnya ada yang bawa bom hehe.. setelah itu satpam pun memberitahu bahwa rombongan sudah ada di ruangan serba gunanya BI. Sepanjang menuju ruangan itu saja, kami melihat desain interior yang bagus dan klasik tapi mewah. Ini baru gedung satunya, belum dengan gedung yang lainnya karena BI memiliki banyak gedung dalam satu kawasan.
Kami masuk kedalam ruangan itu, dengan acara pemberian materi oleh salah satu petinggi BI, saya kurang tahu siapa dia dikarenakan saya telat sehingga melewati sesi perkenalan -_____-, pada materi sesi pertama adalah pengenalan BI, fungsi-fungsi BI, peranan BI dalam kepemerintahan dll. Saya mengeluarkan catatan untuk mencatat hal-hal yang penting, sebenarnya saya juga sudah belajar di pertemuan ketiga mata kuliah BLKL Cuma bedanya ini di sampaikan orang penting di BI hehe. Sedikit saya paparkan kesimpulan materinya :
-          BI mewajibkan setiap bank memiliki desain keuangan secara baik dalam menghadapi persaingan perbankan sekaligus memperkuat ekonomi bangsa
-          BI memperkuat regulasi setiap bank
-          BI senantiasa melakukan pengawasan & pembinaan kepada bank secara ekspansif dan preventif
-          BI mengenalkan pentingnya peranan bank sebagai good government bagi pemerintahan saat ini
-          BI selalu mengingatkan tingkat resiko yang di hadapi tiap bank
-          BI sebagai pihak mediator dan yang mengkosolidasi dimana bank yang ingin melakukan merger sesama bank, BI tidak mewajibkan hal demikian terjadi namun tak bisa dihindari karena itu bagian even market mereka
-          Bank itu identitas bisnis
-          dll

Pada sesi dua yang saya dapatkan intinya adalah kita harus belajar dari Negara maju dimana pertumbuhan ekonomi khususnya keuangan menjadi prioritas, jika keuangan di Negara tersebut sangat baik, stabil dan cenderung meningkat dipastikan Negara tersebut memiliki ekonomi yang kuat. Pemberian kredit kepada nasabah terbesar ada di provinsi DKI Jakarta dengan 7 triliun dan pangsa kredit UMKM terbanyak di jawa sebesar 23% di susul dengan DKI sebesar 11%, saat ini UMKM menjadi pondasi yang kuat didalam perekonomian Indonesia. Selain itu kita juga membahas masalah redominasi, BI mengatakan ini bukanlah sebuah masalah, sebab ini hanya penyederhanaan mata uang rupiah, dengan pemotongan 2 angka dibelakang. Indonesia menjadi Negara terbanyak satuan dalam mata uang rupiah selain Vietnam padahal Indonesia termasuk Negara yang dipandang memiliki ekonomi yang stabil di dunia, 1 dollar 9000 adalah lelucon sehingga BI harus bertindak untuk menyederhanakannya, Indonesia memiliki inspirasi yang kuat ketika melihat Negara Turki sukses dengan redominasinya.. Lalu kita juga membahas tentang open market ASEAN 2015, ini tidak perlu dicemaskan oleh SDM kita, karena sejatinya kita sudah diserbu asing sejak dulu dan kita hanya harus mewaspadai cop money, cop money adalah uang yang setia masuk/keluar di Indonesia
Selain pembahasan materi di akhir acara ada beberapa penjelasan untuk penerimaan menjadi karyawan BI, di asumsikan pada tahun ini ada pembukaan lowongan kerja di BI sebanyak 4000 lebih yang melakukan apply, untuk memangkas itu semua dilakukan tes mendasar yaitu IP > 3, namun jika masih di atas 2000 maka BI menambah persyaratan IPK menjadi >3.3 dan toefl di atas 550, setelah terpangkas baru lah tahapan wawancara dan lain-lain nya di lakukan untuk memangkas habis habisan dan tersisalah yang terbaik, yang pantas menjadi pegawai BI.
Karena pemberian materi sudah selesai, selama 3 jam full maka perjumpaan pun berakhir, mahasiswa bisa kembali ke kampus atau ke rumah masing-masing. Karena di hari kamis saya hanya kuliah Humbis jadi saya memiliki waktu bebas, saya putuskan untuk keliling kantor BI. Saya penasaran dengan calon kantor saya ini :3 hehe.. beberapa orang lalu lalang, mungkin petinggi disini, memakai jas membawa tas, rapi! Lingkungan kantornya bersih dan asri. Pengamanan yang di lakukan sangat ketat, setiap pintu ada scanner.
Ini akan menjadi pengalaman yang baik dan menambah motivasi untuk meraih mimpi disana. Semoga J
Tahun ini akan ada pergantian gubernur BI dari darmin nasution kepada Agus Marto, saya berharap BI benar benar menjalankan tugas sebaik mungkin dan menghadapi isu isu ekonomi global secara bijak dan straregik!




in front of BI








Tidak ada komentar:

Posting Komentar